Tampilkan postingan dengan label Penghargaan Lingkungan Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penghargaan Lingkungan Hidup. Tampilkan semua postingan
Kalpataru
Kalpataru adalah penghargaan yang diberikan kepada perorangan atau kelompok atas jasanya dalam
melestarikan lingkungan hidup di Indonesia. Kalpataru sendiri adalah bahasa Sanskerta yang berarti pohon kehidupan (Kalpavriksha).
Penerima Penghargaan
- 1980 - LP3ES, Jakarta; Pondok Pesantren Cipasung, Jawa Barat; Pondok Pesantren Suralaya,Banten
- 1982 - Mohamad Kasim Arifin
- 1987 - Kelompok PKK Desa Kaliboja, Kec. Paninggaran, Kab. Pekalongan. Kategori Penyelamat Lingkungan.
- 2003 - Desa Setulang, Kalimantan Timur
- 2005 - Desa Batu Kerbau, Jambi
- Kategori Perintis Lingkungan: Katrina Koni Kii, Nusa Tenggara Timur; Marandus Sirait, Sumatera Utara; Mukarim, Jawa Timur
- 2006 - Temenggung Tarib dan kelompok Orang Rimba, Jambi
Adipura
Adipura, adalah sebuah penghargaan bagi kota di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan. Adipura diselenggarakan oleh Kementerian Negara Lingkungan Hidup.
Pengertian kota dalam penilaian Adipura bukanlah kota otonom, namun bisa juga bagian dari wilayah kabupaten yang memiliki karakteristik sebagai daerah perkotaan dengan batas-batas wilayah tertentu.
Peserta program Adipura dibagi ke dalam 4 kategori berdasarkan jumlah penduduk, yaitu:
- Kota Metropolitan (lebih dari 1 juta jiwa)
- Kota Besar (500.001 - 1.000.000 jiwa)
- Kota Sedang (100.001 - 500.000 jiwa)
- Kota Kecil (sampai dengan 100.000 jiwa)
Dalam lima tahun pertama, program adipura difokuskan untuk mendorong kota-kota di Indonesia menjadi "Kota Bersih dan Teduh"
Kriteria Adipura terdiri dari 2 indikator pokok:
Kriteria
- Indikator kondisi fisik lingkungan perkotaan dalam hal kebersihan dan keteduhan kota
- Indikator pengelolaan lingkungan perkotaan (non-fisik), yang meliputi institusi, manajemen, dan daya tanggap
Sejarah
Program Adipura telah dilaksanakan setiap tahun sejak 1986, kemudian terhenti pada tahun 1998. Program Adipura kembali dicanangkan diDenpasar, Bali pada tanggal 5 Juni 2002, dan berlanjut hingga sekarang.
Periode Peserta 2002-2003 59 kota 2003-2004 133 kota 2004-2005 166 kota (2 kota kemudian mengundurkan diri) 2005-2006 382 kota 2006-2007 360 kota (setelah 22 kota tidak dilakukan penilaian karena mengalami bencana) 2007-2008 375 kota
Juara Umum
Kategori Metropolitan
- 2007 Peringkat I Kota Metropolitan Terbersih se-Indonesia Palembang(Adipura Award)
- 2008 Peringkat I Kota Metropolitan Terbersih se-Indonesia Palembang(Adipura Award)
- 2009 Peringkat I Kota Metropolitan Terbersih se-Indonesia Palembang(Adipura Award)
- 2010 Peringkat I Kota Metropolitan Terbersih se-Indonesia Palembang(Adipura Award)
Efek Rumah Kaca
Efek rumah kaca, yang pertama kali diusulkan oleh Joseph Fourier pada 1824, merupakan proses pemanasan permukaan suatu benda langit (terutama planet atau satelit) yang disebabkan oleh komposisi dan keadaan atmosfernya.
Mars, Venus, dan benda langit beratmosfer lainnya (seperti satelit alami Saturnus, Titan) memiliki efek rumah kaca, tapi artikel ini hanya membahas pengaruh di Bumi. Efek rumah kaca untuk masing-masing benda langit tadi akan dibahas di masing-masing artikel.
Efek rumah kaca dapat digunakan untuk menunjuk dua hal berbeda: efek rumah kaca alami yang terjadi secara alami di bumi, dan efek rumah kaca ditingkatkan yang terjadi akibat aktivitas manusia (lihat juga pemanasan global). Yang belakang diterima oleh semua; yang pertama diterima kebanyakan oleh ilmuwan, meskipun ada beberapa perbedaan pendapat.
Efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbon dioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Kenaikan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyak, batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk menyerapnya.Penyebab
Energi yang masuk ke Bumi:
- 25% dipantulkan oleh awan atau partikel lain di atmosfer
- 25% diserap awan
- 45% diserap permukaan bumi
- 5% dipantulkan kembali oleh permukaan bumi
Energi yang diserap dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi inframerah oleh awan dan permukaan bumi. Namun sebagian besar inframerah yang dipancarkan bumi tertahan oleh awan dan gas CO2 dan gas lainnya, untuk dikembalikan ke permukaan bumi. Dalam keadaan normal, efek rumah kaca diperlukan, dengan adanya efek rumah kaca perbedaan suhu antara siang dan malam di bumi tidak terlalu jauh berbeda.
Selain gas CO2, yang dapat menimbulkan efek rumah kaca adalah belerang dioksida, nitrogen monoksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO2) serta beberapa senyawa organik seperti gas metana dan klorofluorokarbon (CFC). Gas-gas tersebut memegang peranan penting dalam meningkatkan efek rumah kaca.
Meningkatnya suhu permukaan bumi akan mengakibatkan adanya perubahan iklim yang sangat ekstrim di bumi. Hal ini dapat mengakibatkan terganggunya hutan dan ekosistem lainnya, sehingga mengurangi kemampuannya untuk menyerap karbon dioksida di atmosfer. Pemanasan global mengakibatkan mencairnya gunung-gunung es di daerah kutub yang dapat menimbulkan naiknya permukaan air laut. Efek rumah kaca juga akan mengakibatkan meningkatnya suhu air laut sehingga air laut mengembang dan terjadi kenaikan permukaan laut yang mengakibatkan negara kepulauan akan mendapatkan pengaruh yang sangat besar.
Menurut perhitungan simulasi, efek rumah kaca telah meningkatkan suhu rata-rata bumi 1-5 °C. Bila kecenderungan peningkatan gas rumah kaca tetap seperti sekarang akan menyebabkan peningkatan pemanasan global antara 1,5-4,5 °C sekitar tahun 2030. Dengan meningkatnya konsentrasi gas CO2 di atmosfer, maka akan semakin banyak gelombang panas yang dipantulkan dari permukaan bumi diserap atmosfer. Hal ini akan mengakibatkan suhu permukaan bumi menjadi meningkat.
Sekolah Berbudaya Lingkungan
Pemenang Pertama Nasional Tingkat SMP
|
Wawasan Wiyata Mandala
Sekolah Wawasan Wiyata Mandala Tingkat Nasional Tahun 1997 dan Tahun 2000.
Penghargaan atas pelaksanaan program ini diterima oleh kepala sekolah pada saat perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1997 di Istana Negara serta mengikuti segala rangkaian kegiatan menjelang 17 Agustus 1997 bersama Presiden serta Pimpinan Kelembagaan ditingkat Nasional. |
Penyerahan Piala Adiwiyata Pratama
Jumat, 12 Juni 2009 08:19 |
Hari Jum'at tanggal 12 Juni 2009, tepat pukul tujuh pagi seluruh siswa, guru dan komponen di SMPN 1 Balikpapan telah hadir dan siap dilapangan upacara. Hajatan pagi ini adalah penyerahan Piala Adiwiyata Pratama dari Bapak Wakil Walikota Balikpapan kepada Kepala Sekolah SMPN 1 Balikpapan.
Selaku pembina upacara pada hajatan tersebut adalah Bapak Sarjono (Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan) yang mewakili Bapak H. Rizal Effendi SE (Wakil Walikota Balikpapan). Setiba pembina upacara di mimbar, MB Gita Bahana segera mengumandangkan Hymne Balikpapan dan Mars SMPN 1 Balikpapan.
Dalam kata sambutan Bapak Wawali yang dibacakan oleh pembina upacara disampaikan ucapan selamat atas prestasi yang telah diraih SMPN 1 Balikpapan, dapada kesempatan yang sama disampaikan juga beberapa pesan beliau kepada seluruh jajaran dilingkungan sekolah ini.
Pesan beliau diantaranya adalah menghimbau kepada seluruh jajaran di SMPN 1 Balikpapan untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan baik disekolah, rumah tinggal dan di jalan. Beliau juga menghimbau agar seluruh siswa untuk meningkatkan kebersihan lingkungan sekolah dan berharap untuk dapat mempertahankan prestasi yang sudah diraih tahun ini sehingga tahun depan diharapkan sekolah ini dapat memperoleh Piala Adiwiyata Madya, disampaikan juga pesan kepada seluruh siswa untuk mempersiapkan diri dalam rangka mengikuti Ulangan umum dan ujian yang sedang dan telah dilaksanakan sehingga dapat memperolah hasil yang maksimal.
Seusai membacakan kata sambutan Bapak Wakil Walikota, pembina upacara menyerahkan Piala Adiwiyata Pratama kepada Ibu Kepala Sekolah dan dilanjutkan penyerahan bantuan dana lingkungan sebesar 12 juta rupiah yang disambut applaus meriah dari seluruh warga SMPN 1 Balikpapan.
Dalam kata sambutan Bapak Wawali yang dibacakan oleh pembina upacara disampaikan ucapan selamat atas prestasi yang telah diraih SMPN 1 Balikpapan, dapada kesempatan yang sama disampaikan juga beberapa pesan beliau kepada seluruh jajaran dilingkungan sekolah ini.
Pesan beliau diantaranya adalah menghimbau kepada seluruh jajaran di SMPN 1 Balikpapan untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan baik disekolah, rumah tinggal dan di jalan. Beliau juga menghimbau agar seluruh siswa untuk meningkatkan kebersihan lingkungan sekolah dan berharap untuk dapat mempertahankan prestasi yang sudah diraih tahun ini sehingga tahun depan diharapkan sekolah ini dapat memperoleh Piala Adiwiyata Madya, disampaikan juga pesan kepada seluruh siswa untuk mempersiapkan diri dalam rangka mengikuti Ulangan umum dan ujian yang sedang dan telah dilaksanakan sehingga dapat memperolah hasil yang maksimal.
Seusai membacakan kata sambutan Bapak Wakil Walikota, pembina upacara menyerahkan Piala Adiwiyata Pratama kepada Ibu Kepala Sekolah dan dilanjutkan penyerahan bantuan dana lingkungan sebesar 12 juta rupiah yang disambut applaus meriah dari seluruh warga SMPN 1 Balikpapan.
Penghargaan Adiwiyata 2010
Penghargaan Adiwiyata bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan melalui lembaga pendidikan formal mulai Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas se Indonesia. Proses seleksinya didasarkan pada 4 kriteria yang meliputi pengembangan kebijakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, pengembangan kurikulum berbasis linkungan, pengembangan kegiatan berbasis partisipatif, dan pengelolaan dan atau pengembangan sarana pendukung sekolah.
Penghargaan Adiwiyata merupakan rangkaian pemberian penghargaan terhadap individu dan lembaga (institusi) dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia. Selain penganugerahan penghargaan Adiwiyta, pemerintah juga memberikan penghargaan Kalpataru dan Adipura.
Penghargaan Adiwiyata terbagi dalam 3 kategori yaitu Sekolah Adiwiyata Mandiri, Sekolah Adiwiyata, dan Sekolah Calon Adiwiyata. Adiwiyata Mandiri diberikan kepada sekolah-sekolah yang mampu mempertahankan program-program lingkungan hidup mereka selama tiga tahun berturut-turut. Berikut daftar sekolah yang memperoleh penghargaan Adiwiyata Tahun 2010.
Sekolah Adiwiyata Mandiri
- SDN CIPANENGAH CBM, Kota Sukabumi, Jawa Barat.
- SDK THERESIA, Kota Surabaya, Jawa Timur.
- SD KANISIUS KALASAN, Kab. Sleman, DI.Yogyakarta.
- SDN SUMBERSONO, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
- SD TUNJUNG SEKAR I, Kota Malang, Jawa Timur.
- SDN 03 BALIKPAPAN, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
- SDN PANGGANG 04, Kab. Jepara, Jawa Tengah.
- SDN KEMBANG MALANG, Kab. Kulonprogo, DI.Yogyakarta.
- SMPN 7, Kota Bandung, Jawa Barat.
- SMPN 1 DLANGGU, Kab. Mojokerto, Jawa Timur.
- SMPN 5, Kota Malang, Jawa Timur.
- SMPN 1 SUKODONO, Kab. Lumajang, Jawa Timur.
- SMPN 2, Kota Bitung, Sulawesi Utara.
- SMPN 4 MENDOYO, Kabupaten Jembrana, Bali.
- SMPN 24, Kota Padang, Sumatera Barat.
- SMPN 1 LURAGUNG, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
- SMPN 4, Kota Denpasar, Bali.
- SMAN 5, Kota Malang, Jawa Timur.
- SMA SEMEN GRESIK, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
- SMAN 2, Kota Probolinggo, Jawa Timur.
- SMAN 1 KUTA SELATAN , Kabupaten Badung, Bali.
- SMAN 5, Kota Denpasar, Bali.
- SMAN 2 KRAKATAU STEEL, Kota Cilegon, Jawa Barat.
- SMKN 1 LOSARANG, Kab. Indramayu, Jawa Barat.
- SMKN 3, Kota Sukabumi, Jawa Barat.
Sekolah Adiwiyata
- SDN 005 BUKIT RAYA, Kota Pekanbaru, Riau.
- SDN 36 PONTIANAK KOTA , Kota Pontianak , Kalimantan Barat.
- SDN 7 TIANYAR BARAT, Kab. Karangasem, Bali .
- SDN 5 SINGAKERTA, Kab. Gianyar, Bali.
- SDN 001 LIMAPULUH, Kota Pekanbaru, Riau.
- SDN BANTARJATI 9, Kota Bogor, Jawa Barat.
- SDN KANDANGAN III, Kota Surabaya, Jawa Timur
- SDN 20 PONTIANAK SELATAN, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
- SDN DINOYO II, Kota Malang, Jawa Timur.
- SDN GEMARANG VI, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
- SDN P 12 BENHIL, Jakarta Pusat, DKI Jakarta.
- SDN 04 METRO TIMUR, Kota Metro, Lampung.
- SD ISLAM ATHIRAH BUKIT BARUGA, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
- SMPN 2 KEBOMAS, Kab. Gresik, Jawa Timur.
- SMPN 1 CIGOMBONG, Kab. Bogor, Jawa Barat.
- SMPN 1, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
- SMPN 10, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
- SMPN 1 MERAKURAK, Kab. Tuban, Jawa Timur.
- SMPN 103 CIJANTUNG, Jakarta Timur, DKI Jakarta.
- SMP MUHAMMADIYAH 1, Kota Yogyakarta, DI. Yogyakarta.
- SMPN 10 Kota Sukabumi, Jawa Barat.
- SMPN 2 SUSUKAN LEBAK, Kab. Cirebon, Jawa Barat.
- SMPN 1 JAKENAN, Kab. Pati, Jawa Tengah.
- SMAN 1 BANDAR, Kab. Beuneur Meriah, NAD.
- SMAN 7 Kota Bekasi, Jawa Barat.
- SMAN 1 WERINGINANOM, Kab. Gresik, Jawa Timur.
- SMAN 5 Kabupaten Jember, Jawa Timur.
- SMAN 1 GEGER, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.
- SMAN 10, Kota Malang, Jawa Timur.
- SMAN 7, Kota Manado, Sulawesi Utara.
- SMAN 4, Kota Ternate, Maluku Utara.
- SMAN 2 Wonosari, Kab. Gunung Kidul, DI. Yogyakarta.
- SMKN 1 Kota Probolinggo, Jawa Timur.
- SMKN 1 Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
- SMKN 1 Kota Gorontalo, Gorontalo.
- SDN PETROKIMIA, Kabupaten Gresik , Jawa Timur
- SD AL MUSLIM , Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur
- SDN MANGUNHARJO VI, Kota Probolinggo, Jawa Timur
- SDK SANTA MARIA , Kabupaten Blitar, Jawa Timur
- SDN NOGOPURO CATUR TUNGGAL, Kab. Sleman, DI Yogyakarta
- SD YPPSB 2 SANGATTA, Kab. Kutai Timur, Kalimantan Timur
- SDN 001 BALIKPAPAN SELATAN , Kota Balikpapan, Kalimantan Timur
- SDN 10, Kota Pangkalpinang , Bangka Belitung
- SDN 4 PANJER, Kota Denpasar, Bali
- SDN 007 KECAMATAN SENAPELAN, Kota Pekanbaru, Riau
- SDN 016 KECAMATAN SENAPELAN, Kota Pekanbaru, Riau
- SMPN 8, Kota Cirebon, Jawa Barat
- SMP YPPSB , Kab. Kutai Timur, Kalimantan Timur
- SMPN 3, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat
- SMPN 4 MARTAPURA, Kab. Banjar, Kalimantan Selatan
- SMPN 5 KEPANJEN, Kota Malang, Jawa Timur
- SMPN 1 SUMBER ASIH, Kab. Probolinggo , Jawa Timur
- SMPN 1 LEMBAR , Kab. Lombok Barat, NTB
- SMPN 2 DAYEUHKOLOT, Kab. Bandung, Jawa Barat
- SMPN 4, Kota Probolinggo, Jawa Timur
- SMA Katolik Syuradikara, Kab. Ende, Nusa Tenggara Timur
- SMAN 8, Kota Pekanbaru, Riau
- SMAN 2 SEKAYU, Kab. Musi Banyuasin, Sumatera Selatan
- SMAN TEMPEH, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur
- SMAN 2, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat
- SMAN 1, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur
- SMAN 1, Kabupaten Pandeglang, Banten
- SMAN 6, Kota Denpasar, Bali
- SMKN 2, Kota Sukabumi, Jawa Barat
- SMK WIKRAMA , Kab. Bogor , Jawa Barat
- SMKN 1, Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung
- SMKN 6, Kabupaten Malang, Jawa Timur
Semoga penghargaan Adiwiyata ini mampu meningkatkan kesadaran lingkungan di garda depan pendidikan anak bangsa kita.
Langganan:
Postingan (Atom)
About Me
- AcTionTen